Minggu, 11 Oktober 2015

my culture. Claire Deborah X-IIS 3

Minggu,11 Oktober 2015

Kenalin diri dulu yaa
Nama saya Claire Deborah Virginia,disini saya akan memberitahu kalian apa saja yang ada dikebudayaan saya. Saya sendiri berasal dari suku ambon. So,kalian bisa lihat

Pemandangan Kota Ambon

Kota Ambon atau Amboina atau Ambonese (kadang dieja sebagai Ambong atau Ambuni) adalah sebuah kota dan sekaligus ibu kota dari provinsi MalukuIndonesia.Kota ini dikenal juga dengan nama Ambon Manise yang berarti kota Ambon yang indah/manis/cantik, merupakan Kota terbesar di wilayah kepulauan Maluku dan menjadi sentral bagi wilayah kepulauan Maluku. Well,arti nama kotanya aja manis apalagi orangnya yahh..
Saat ini kota Ambon menjadi pusat pelabuhan, pariwisata dan pendidikan di wilayah kepulauan Maluku.Kota Ambon berbatasan dengan Laut Banda disebelah selatan dan dengan kabupaten Maluku Tengah di sebelah timur (pulau-pulau Lease yang terdiri atas pulau-pulau Haruku, pulau Saparua, pulau Molana, pulau Pombo dan pulau Nusalaut), di sebelah barat (petuanan negeri Hila, Leihitu, Maluku Tengah dan Kaitetu, Leihitu, Maluku Tengah yang masuk dalam kecamatan Leihitu, Maluku Tengah) dan di sebelah utara (kecamatan Salahutu, Maluku Tengah).
Dikota ini berdiam etnis-etnis Alifuru (asli Maluku), Jawa, Bali, Buton, Bugis, Makassar, Papua, Melayu, Minahasa, Minang, Flobamora (suku Flores,Sumba, Alor dan Timor) dan orang-orang keturunan asing (komunitas peranakan Tionghoa, komunitas Arab-Ambon, komunitas Spanyol-Ambon, komunitas Portugis-Ambon dan komunitas Belanda-Ambon).

Sejarah penentuan hari jadi kota Ambon

Hari lahir atau hari jadi kota Ambon telah diputuskan jatuh pada tanggal 7 September 1575 dalam suatu seminar di Kota Ambon. Bagaimana penentuan hari jadi kota kita yang telah berumur ratusan tahun itu, sejarahnya dapat dijelaskan sebagai berikut : Bahwa yang mengambil inisiatif atau gagasan untuk mencari dan menentukan hari jadi atau hari lahir Kota Ambon adalah Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Ambon Almarhum Letnan Kolonel Laut Matheos H. Manuputty (Walikota yang ke- 9).

Letak

Letak Kota Ambon berada sebagian besar dalam wilayah pulau Ambon, dan secara geografis terletak pada posisi: 3°-4° Lintang Selatan dan 128°-129° Bujur Timur, dimana secara keseluruhan Kota Ambon berbatasan dengan jazirah Leihitu dan jazirah Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Iklim











Kudamati, salah satu wilayah di kecamatan Sirimau, beriklim laut tropis yang cenderung panas.










Iklim di Kota Ambon adalah iklim laut tropis dan iklim musim, karena letak pulau Ambon di kelilinggi oleh laut. Oleh karena itu iklim di sini sangat dipengaruhi oleh lautan dan berlangsung bersamaan dengan iklim musim, yaitu musim Barat atau Utara dan musim Timur atau Tenggara. Pergantian musim selalu diselingi oleh musim Pancaroba yang merupakan transisi dari kedua musim tersebut. Musim Barat umumnya berlangsung dari bulan Desember sampai dengan bulan Maret, sedangkan pada bulan April merupakan masa transisi ke musim Timur dan musim Timur berlangsung dari bulan Mei sampai dengan bulan Oktober, disusul oleh masa pancaroba pada bulan November yang merupakan transisi ke musim Barat.

Kuliner
Kota Ambon terkenal sebagai kota yang memiliki variasi kuliner yang menarik. Kuliner khas kota ini antara lain PapedaColo-coloKohu-kohuBubur NeSagu GulaSinoliPisang GorengAmpas TariguIkang Asar,SopiSageru dll.

Ini cara buat Ampas Tarigu

Kue Ampas Tarigu Dari Ambon

Bildergebnis für ampas terigu

Bahan:500gr terigu protein tinggi,140gr gula merah, diiris kasar1 bks ragi instan1 btr kelapa, parut kasar200ml air50 gr margarin1/2 sdt garam.

Cara membuat:Rebus irisan gula merah, garam dan air, hingga gula larut (akan menjadi kurleb 250ml air gula). Dinginkan.Campur terigu dan ragi instan. Tambahkan air gula sedikit sedikit, uleni.Tambahkan parutan kelapa, uleni lagi.Tambahkan margarin, sambil terus diuleni sampai kalis.Bulatkan adonan dan diamkan selama kurleb 1 jam.Kempiskan adonan dan bentuk bulat2. Letakkan dalam loyang yg sudah dioles mentega.Diamkan lagi sekitar 15 menit, lalu panggang dalam oven.Setelah matang sempurna, keluarkan dari oven lalu oleskan margarin di permukaan roti.Hidangkan hangat- hangat sebagai teman minum teh atau kopi di pagi atau sore hari.

Fasilitas Kota

  • Masjid

Jumlah masjid di kota Ambon mencapai 102 buah masjid, dan 400 lebih musala atau langgar. Masjid utama di kota Ambon adalah Masjid Multifungsi Al-Fatah.






Masjid Raya Al-Fatah adalah masjid utama bagi umat Islam di kota Ambon. Masjid ini pula yang menjadi benteng pertahanan orang Islam dalam konflik horizontal bermotif SARA tahun 1996-2002 di Ambon.


  • Gereja










Gereja Silo (GPM Silo Jemaat Ambon) adalah salah satu gereja Protestan utama di kota Ambon

Jumlah gereja dikota Ambon hampir mencapai 200-an lebih, baik gereja Katolik maupun gereja Protestan. Gereja utama di kota Ambon adalah GPM (Gereja Protestan Maluku) Silo, GPM (Gereja Protestan Maluku) Maranatha dan Katedral Amboina.


  • Bandara
Bandara yang melayani Ambon dan kecamatanLeihitu, Maluku Tengah sertaSalahutu, Maluku Tengah serta Salahutu, Maluku a Internasional Pattimura yang berada di negeri Laha, Teluk Ambon, AmbonTeluk Ambon, Ambon yang berjarak 39 km dari pusat kota.


  • Mall
Kota Ambon memiliki 2 buah mal yaitu Ambon plaza yang terkenal sebagai Amplas dan Mal baru di negeri Passo.

  •  Rumah sakit
Kota Ambon memiliki 11 buah rumah sakit dengn standar akreditasi "bagus".

  • Pelabuhan
Jumlah pelabuhan di kota Ambon ada 5 yaitu pelabuhan utama Yos Sudarso, pelabuhan antar pulau Gudang Arang, pelabuhan penyebrangan di Galala, pelabuhan penyebrangan di Laha dan pelabuhan lokal.


Musik dan hiburan lainnya

Kota Ambon dikenal sebagai kota musik dan surga bagi para pemusik terutama jenis musik Hip-Hop, Rap dan Jazz. Festival yang paling menarik dalam permusikan kota Ambon yaitu digelarnya dua festival, Ambon Jazz Plus Festival dan Festival Musik HUT Kota Ambon. Kota ini juga dikenal sebagai salah satu gudang musisi terkenal baik di tanah air maupun di dunia internasional seperti Daniel SahulekaBroery MarantikaRuth SahanayaRegina IdolLexs TrioDoddie Latuharhary,Corr TeteleptaJhon LawalattaChamber ChoralUtha LikumahuaGlenn FredlyObbie Mesakh Bob Tutupoli, Harvey Mailaholo, Grace Simon, Utha Likumahua, Enteng Tanamal, dll.

Pariwisata

Daya tarik wisata yang dimiliki Kota Ambon hampir sebagian besar di dominasi oleh wisata pantai, hal ini tidak luput dari kondisi fisik Kota Ambon yang sebagian besar di kelilingi oleh perairan dan teluk, seperti Laut Banda, Teluk Ambon, Teluk Dalam dan Teluk Baguala. Dengan adanya potensi perairan dan teluk serta di tunjang dengan kondisi alam yang menawarkan keindahan alam, tentunya Kota Ambon ini mempunyai potensi besar untuk dikemkembangkan dalam sektor pariwisata. Berikut disajikan profil dari beberapa lokasi yang memiliki potensi wisata (alami dan buatan) yang kiranya dapat dijadikan sebagai Objek Wisata Kota Ambon dimasa kini dan kedepan.
Berkas:Pintu Kota Ambon.png

Pantai Pintu Kota Manise di Negeri Air Louw


Tugu atau patung pahlawan nasional asal Maluku, Martha Christina Tiahahu, terletak di Karang Pajang Ambon


Gong Perdamaian Dunia yang ke-39 untuk memperingati kerusuhan bermotif SARA pada tahun 1996-2002. Gong ini terletak di Ambon City Centre.


Bahasa Ambon adalah Bahasa yang tergolong sebagai rumpun atau dialek dari bahasa Melayu standar yang dipertuturkan di wilayah Provinsi Malukuyang mencakup Kota AmbonPulau AmbonPulau-Pulau Lease yaitu SaparuaHaruku dan Nusalaut, serta Pulau BuanoPulau ManipaPulau KelangPulau Seram serta dipakai pula sebagai bahasa perdagangan atautrade language di KeiBandaKepulauan WatubelaPulau BuruMaluku Tenggara sampai ke Maluku Barat Daya

Bahasa Melayu Ambon berbeda dari bahasa Melayu Ternate karena pada zaman dahulu suku-suku di Ambon dan yang tentunya memengaruhi perkembangan bahasa Melayu Ambon sangat berbeda dari suku-suku yang ada di Ternate. Misalnya bahasa Melayu Ambon mendapat banyak pengaruh dari bahasa Melayu Makassar. Kemudian pada abad ke-16, Portugis menjajah Maluku sehingga cukup banyak kosa-kata bahasa Portugis masuk ke dalam bahasa Melayu Ambon. Terakhir bangsa Belanda masuk ke Maluku, sehingga ada cukup banyak, kata serapan dari bahasa Belanda yang diterima menjadi kosakata dalam bahasa Melayu Ambon. Pada zaman Belanda inilah, bahasa Melayu Ambon dipakai sebagai bahasa pengantar di sekolah-sekolah, di gereja-gereja, dan juga dalam terjemahan beberapa kitab dari Alkitab. (Yang sudah terbit: Rut, Yunus, Lukas[1], Kisah Para Rasul (Yesus Pung Utusang-utusang Pung Carita), 1 Tesalonika, 2 Tesalonika, 1 Timotius, 2 Timotius, Titus, dan Pilemon.)
Setelah bahasa Indonesia baku mulai diajarkan di sekolah-sekolah di Maluku, maka ia mulai memengaruhi bahasa Melayu Ambon sehingga sejumlah kata diserap dari bahasa Indonesia baku ke dalam bahasa Melayu setempat, tentu saja disesuaikan dengan logat setempat. Pada awalnya misionaris Belanda menerjemahkan injil dalam Bahasa Melayu dan dibawa ke Ambon. Disini para penduduk yang bisa menghafal injil itu kemudian dibaptis, dan terus dibimbing dalam bahasa Melayu. Bahasa ini dibawa kemungkinan dari Malaka, karena pada masa itu sudah ada kegiatan dagang antara Malaka dan Maluku. Pada awalnya, bahasa Melayu ini hanya dalam bentuk pasaran yang kemudian menjadi bahasa tutur anak-anak generasi selanjutnya. Menjadi bahasa ibu bagi masyarakat Kristen Ambon dan sebagian kecil Muslim Ambon. Sedangkan kebanyakan masyarakat Muslim Ambon masih mempunyai bahasa daerah sendiri yang disebut bahasa tanah.
yuk lihat kayak apa bahasanya
  • Fader (ayah) : Vader (Belanda)
  • Muder (ibu) : Moeder (Belanda)
  • Tanta (bibi) : Tante (Belanda)
  • Mar (tetapi) : Maar (Belanda)
  • Galojo (rakus) : Guloso (Portugal)
  • Garser (tumbuh) : Crescer (Portugal)
  • Of (atau) : Of (Belanda)
  • Dol (gila) : Dol (Belanda)
  • Sterk (kuat) : Sterk (Belanda)
  • Trap (anak tangga) : Trap (Belanda)


Baju Daerah


Baju Cele Khas Ambon

Ada yang pernah dengar baju Cele ? Yak, itu adalah pakaian khas dari kota Ambon, Maluku . Namanya unik, yah!
Baju Cele bermotif garis-garis geometris atau berkotak-kotak kecil. Biasanya, baju Cele dikombinasikan dengan kain sarung yang warnanya tidak terlalu jauh berbeda, yang penting harus seimbang dan serasi.
Kapan masyarakat Ambon menggunakan baju adat itu? Baju cele  dipakai dalam upacara-upacara adat (acara pelantikan raja, acara cuci negeri, acara pesta negeri, acara panas pela, dan lain-lain.).
Supaya lebih terlihat serasi, baju Cele  pun dikombinasi dengan kain pelekat yang dinamakan disalele. Pemakaian sarung ini ada di luar dan melapisi baju yang ada di dalamnya.
Sarung dipakai sampai batas lutut dan menggunakan lenso, yaitu sapu tangan yang diletakan di pundak. Biasanya pakaian ini digunakan tanpa alas kaki tapi ada juga masyarakat yang menggunakan selop sebagai gantinya.
Enggak ketinggalan, bagi wanita, biar lebih cantik, rambut pun dikonde. Konde atau sanggul yang digunakan yaitu konde bulan yang diperkuat lagi dengan tusukan konde yang disebut haspel. Tusuk konde itu benar-benar spesial karena terbuat dari emas atau perak.


Rumah Adat

Rumah Adat Maluku

Baileo itu sebutan atau nama dari rumah adat orang Maluku, dengan bentuk bangunan yang besar, material bangunan sebagian besar berbahan dasar kayu, kokoh dengan cukup banyak ornamen, ukiran yang menghiasi seluruh bagian dari rumah tersebut.
Tidak seperti halnya fungsi rumah adat pada suku-suku lain di Indonesia, Baileo atau sebutan harfiahnya Balai, merupakan rumah yang di bangun dengan tujuan yang berbeda, bukan sebagai rumah untuk dihuni atau rumah tinggal, melainkan bangunan yang berfungsi untuk Landmark suatu desa bagi orang-orang Maluku (rumah yang di gunakan sebagai tempat kegiatan atau upacara adat bagi warga kampung).
Baileo merupakan bangunan yang berfungsi sebagai tempat pertemuan warga (balai bersama), selain sebagai tempat pertemuan / kegiatan Baileo juga berfungsi untuk menyimpan benda-benda suci, senjata atau pusaka peninggalan dari nenek moyang warga kampung tersebut.
Rumah adat Baileo ini mempunyai beberapa bagian yang mempunyai fungsi yang berbeda dan mempunyai filosofi yang tersirat di dalamnya.
Pada intinya rumah adat Baileo ini dibuat tanpa dinding, hal ini bermakna agar roh nenek moyang dapat dengan leluasa untuk keluar masuk kedalam rumah adat tersebut.
Bagian depan atau pintu masuk rumah adat Baileo terdapat Batu Pamalibatu besar yang berfungsi sebagai tempat untuk meletakkan sesaji.


yep udah pada lihat kan apa aja yang ada di Ambon, menarik kann!!!well, terimakasihh semoga bermanfaat

sumber :






https://id.wikipedia.org
http://uzziusie-epifania.blogspot.co.id/2011/12/kue-ampas-terigu-dari-ambon.html
http://www.kidnesia.com/Kidnesia2014/Indonesiaku/Teropong-Daerah/Maluku/Seni-Budaya/Baju-Cele-Khas-Ambon#
http://rumahadat.blog.com/2012/05/16/rumah-adat-maluku/